Rabu, 11 Januari 2012

teknologi kamera

Kamera

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Voigtlander camera.jpg
Kamera adalah alat paling populer dalam aktivitas fotografi. Nama ini didapat dari camera obscura, bahasa Latin untuk "ruang gelap", mekanisme awal untuk memproyeksikan tampilan di mana suatu ruangan berfungsi seperti cara kerja kamera fotografis yang modern, kecuali tidak ada cara pada waktu itu untuk mencatat tampilan gambarnya selain secara manual mengikuti jejaknya. Dalam dunia fotografi, kamera merupakan suatu peranti untuk membentuk dan merekam suatu bayangan potret pada lembaran film. Pada kamera televisi, sistem lensa membentuk gambar pada sebuah lempeng yang peka cahaya. Lempeng ini akan memancarkan elektron ke lempeng sasaran bila terkena cahaya. Selanjutnya, pancaran elektron itu diperlakukan secara elektronik. Dikenal banyak jenis kamera potret.

Daftar isi

 [sembunyikan

[sunting] Komponen kamera

Sebuah kamera minimal terdiri atas:
  • Kotak yang kedap cahaya (badan kamera)
  • Sistem lensa
  • Pemantik potret (shutter)
  • Pemutar film

[sunting] Badan kamera

Badan kamera adalah ruangan yang sama sekali kedap cahaya, namun dihubungkan dengan lensa yang menjadi satu-satunya tempat cahaya masuk. Di dalam bagian ini cahaya yang difokuskan oleh lensa akan diatur agar tepat mengenai dan membakar film.
Di dalam kamera untuk tujuan seni fotografi, biasanya ditambahkan beberapa tombol pengatur, antara lain:
  • Pengatur ISO/ASA Film.
  • Shutter Speed.
  • Aperture (Bukaan Diafragma).
Jika diperlukan bisa pula ditambah peralatan:

[sunting] Sistem lensa

Sistem lensa dipasang pada lubang depan kotak, berupa sebuah lensa tunggal yang terbuat dari plastik atau kaca, atau sejumlah lensa yang tersusun dalam suatu silinder logam.
Tingkat penghalangan cahaya dinyatakan dengan angka f, atau bukaan relatifnya. Makin rendah angka f ini, makin besar bukaannya atau makin kecil tingkat penghalangannya. Bukaan ini diatur oleh jendela diafragma. Bukaan relatif diatur oleh suatu diafragma. Untuk kamera SLR, lensa dilengkapi dengan pengatur bukaan diafragma yang mengatur banyaknya cahaya yang masuk sesuai keinginan fotografer.
Jenis lensa cepat ataupun lensa lambat ditentukan oleh rentang nilai F yang dapat digunakan.
Disamping lensa biasa, dikenal juga lensa sudut lebar (wide lens), lensa sudut kecil (tele lens), dan lensa variabel (variable lens, atau oleh kalangan awam disebut dengan istilah lensa zoom.
Lensa sudut lebar mempunyai jarak fokus yang lebih kecil daripada lensa biasa. Namun sebutan itu bergantung pada lebarnya film yang digunakan. Untuk film 35 milimeter, lensa 35 milimeter akan disebut lensa sudut lebar, sedangkan lensa 135 milimeter akan disebut lensa telefoto.
Lensa variabel dapat diubah-ubah jarak fokusnya, dengan mengubah kedudukan relatif unsur-unsur lensa tersebut. Lensa akan memfokuskan cahaya sehingga dihasilkan bayangan sesuai ukuran film. Lensa dikelompokkan sesuai panjang focal length (jarak antara kedua lensa).
Focal lenght memengaruhi besar komposisi gambar yang mampu dihasilkan. Dalam masyarakat umum, lebih dikenal dengan istilah zoom.

[sunting] Pemantik Potret

Tombol pemantik potret atau shutter dipasang di belakang lensa atau di antara lensa. Kebanyakan kamera SLR mempunyai mekanisme pengatur waktu untuk memungkinkan mengubah-ubah lama bukaan shutter. Waktu ini ialah singkatnya pemetik potret itu membuka, sehingga memungkinkan berkas cahaya mengenai film.
Beberapa masyarakat awam menganggap kemampuan kamera sebanding dengan besarnya nilai maksimum shutter speed yang bisa digunakan.

[sunting] Bagian lain

Bagian lain sebuah kamera, antara lain:
  1. Mekanisme memutar film gulungan agar bagian-bagian film itu bergantian dapat disingkapkan pada objek
  2. Mekanisme fokus yang dapat mengubah-ubah jarak antara lensa dan film,
  3. Pemindai komposisi pemotretan (range finder) yang menunjukkan apa saja yang akan terpotret serta apakah objek utama akan terfokuskan
  4. lightmeter untuk membantu menetapkan kecepatan pemetik potret dan atau besarnya bukaan, agar banyaknya cahaya yang mengenai film cukup tepat sehingga diperoleh bayangan atau gambar yang memuaskan.
Beberapa kamera, terutama jenis kamera poket biasanya tidak memiliki salah satu dari bagian-bagian tersebut.

[sunting] Jenis kamera berdasarkan media penangkap cahaya

Kamera film menggunakan pita seluloid (atau sejenisnya, sesuai perkembangan teknologi). Butiran silver halida yang menempel pada pita ini sangat sensitif terhadap cahaya. Saat proses cuci film, silver halida yang telah terekspos cahaya dengan ukuran yang tepat akan menghitam, sedangkan yang kurang atau sama sekali tidak terekspos akan tanggal dan larut bersama cairan pengembang (developer).

[sunting] Kamera film

Jenis kamera film yang digunakan adalah dari jenis 35 milimeter, yang menjadi populer karena keserbagunaan dan kecepatannya saat memotret, karena kamera ini berukuran kecil, kompak dan tidak mencolok. Lensa kadang dapat dipertukarkan, dan kamera itu dapat memuat gulungan film untuk 36 singkapan, bahkan kadang lebih.

[sunting] Jenis film

Pembagian film berdasarkan ukuran:
  • Small format (35mm)
  • Medium format (100-120mm)
  • Large format
Angka di atas berarti ukuran diagonal film yang digunakan. Setiap jenis ukuran film haru menggunakan kamera yang berbeda pula.
Pembagian film berdasarkan jenis bahan dan kesensitifannya:
  • Film hitam putih
  • Film warna
  • Film positif
  • Film negatif
  • Film daylight
  • Film tungsten
  • Film infra merah (sensitif terhadap panas yang dipantulkan permukaan objek)

[sunting] Kamera polaroid

Kamera jenis ini memakai lembaran polaroid yang langsung memberikan gambar positif sehingga pemotret tidak perlu melakukan proses cuci cetak film.

[sunting] Kamera digital

Kamera jenis ini merupakan kamera yang dapat bekerja tanpa menggunakan film. Si pemotret dapat dengan mudah menangkap suatu objek tanpa harus susah-susah membidiknya melalui jendela pandang karena kamera digital sebagian besar memang tidak memilikinya. Sebagai gantinya, kamera digital menggunakan sebuah layar LCD yang terpasang di belakang kamera. Lebar layar LCD pada setiap kamera digital berbeda-beda.
Sebagai media penyimpanan, kamera digital menggunakan internal memory ataupun external memory yang menggunakan memory card.

[sunting] Jenis kamera berdasarkan mekanisme kerja

[sunting] Kamera single lens reflect

Kamera ini memiliki cermin datar dengan singkap 45 derajat di belakang lensa, sehingga apa yang terlihat oleh pemotret dalam jendela pandang adalah juga apa yang akan di tangkap pada film. Umumnya kamera ini digunakan setinggi pinggang ketika dipotretkan.

[sunting] Kamera instan

Istilah instan adalah dimilikinya mekanisme automatik pada kamera, sehingga berdasar pengukur cahaya (lightmeter atau fotometer), lebar diafragma dan kecepatan pemetik potret secara otomatis telah diatur.

[sunting] Pembagian kamera berdasarkan teknologi viewfinder

Viewfinder memainkan peranan penting dalam penyusunan komposisi fotografi. Fotografer ahli biasanya akan lebih memilih viewfinder dengan kualitas baik dan mampu memberikan gambaran tepat seperti apa yang akan tercetak.

[sunting] Kamera saku

Jenis yang paling populer digunakan masyarakat umum. Lensa utama tak bisa diganti,umumnya otomatis atau memerlukan sedikit penyetelan. Cahaya yang melewati lensa langsung membakar medium. Kelemahan film ini adalah gambar yang ditangkap oleh mata akan berbeda dengan yang akan dihasilkan film, karena ada perbedaan sudut pandang jendela bidik (viewfinder) dengan lensa.

[sunting] Kamera TLR

Kelemahan kamera poket diperbaiki oleh kamera TLR. Jendela bidik diberikan lensa yang identik dengan lensa di bawahnya. Namun tetap ada kesalahan paralaks yang ditimbulkan sebab sudut dan posisi kedua lensa tidak sama.

[sunting] Kamera SLR (Single Lens Reflect)

Pada kamera SLR, cahaya yang masuk ke dalam kamera dibelokkan ke mata fotografer sehingga fotografer mendapatkan bayangan yang identik dengan yang akan terbentuk. Saat fotografer memencet tombol kecepatan rana, cahaya akan dibelokkan kembali ke medium (atau film). lensa kamera SLR dapat diganti ganti sesuai kehendak,sangat disukai para ahli foto, atau hobby, dudukan lensa pada body kamera berbeda benda tergantung merek kamera,mulai dari lensa wide(sudut lebar),tele(jarak jauh),dan lensa normal(standard 50 mm),tersedia pula lensa zoom dengan panjang lensa bervariasi

[sunting] Referensi

teknologikapal selam

Pemerintah Dorong Percepatan Alih Teknologi Kapal Selam
Rabu, 4 Januari 2012 | 21:18
Keterbatasan Anggaran Pengaruhi Optimalisasi TNI-AL: ist Keterbatasan Anggaran Pengaruhi Optimalisasi TNI-AL: ist
BATAM - Wakil Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoedin, memastikan pemerintah akan mendorong percepatan alih teknologi pembuatan kapal perang dalam negeri, termasuk kapal selam.

Selama ini, kata Sjafrie di Batam, Rabu, industri kapal dalam negeri baru bisa memproduksi non-kapal perang, seperti kapal patroli dan kapal angkut.

"Untuk kapal selam masih mengandalkan teknologi asing. Pemerintah sudah memprioritaskan anggaran alat utama sistem persenjataan (alutsista) angkatan laut untuk transfer teknologi," ujarnya saat meninjau industri kapal.

Kementerian Pertahanan sudah menandatangani kontrak pengadaan tiga unit kapal selam dengan perusahaan galangan kapal Korea Selatan, Daewoo Shipbuilding Marine Enginering (DSME).

Menurut Sjafrie, kerja sama dilakukan dengan model produksi bersama dengan tujuan adanya alih teknologi.

Penambahan alutsista kapal selam ini diharapkan menjadi wadah penguatan kemampuan sumber daya manusia (SDM) lokal dalam pembuatan kapal selam.

Ia menambahkan alih teknologi pembuatan kapal selam sudah masuk dalam kontrak pembelian tiga kapal selam itu. Berdasarkan kontrak, ketiga kapal ini menghabiskan biaya sekitar 1,80 miliar dolar AS yang diambil dari alokasi pengadaan alutsista tahun 2010-2014.

Kepala Badan Sarana Pertahanan Mayor Jenderal, Ediwan Prabowo, mengatakan, untuk menjamin terlaksananya alih teknologi, pembuatan kapal selam ketiga akan dilakukan sepenuhnya di Indonesia yakni PT PAL.

Pembuatan kapal pertama dilakukan sepenuhnya di Korea dengan mendatangkan tenaga ahli PT PAL Surabaya untuk belajar ke Daewoo.

"Mereka akan diminta belajar tahapan desain dan turut dalam tahapan persiapan pembangunan kapal selam kedua," ungkapnya.

Rencananya, dalam pembuatan kapal tahap pertama akan dikirim sekitar 30 tenaga ahli. Pada pembuatan kapal kedua pemerintah akan mengirim hingga 130 orang untuk mulai terlibat dalam praktek pembuatan kapal selam.

"Barulah nanti pembuatan kapal ketiga sepenuhnya bisa dibuat langsung di PT PAL. Kami berharap pada akhirnya SDM lokal bisa membuat kapal selam secara penuh," ujarnya.

Ediwan menuturkan pemerintah menargetkan kapal selam pertama selesai pada 2015, sedangkan kapal kedua dan ketiga berturut-turut selesai pada 2016 dan 2017. Tiga kapal selam yang sudah dipesan ini memiliki bobot dan daya angkut yang lebih besar dengan peralatan dan persenjataan yang lebih baru. (tk/ant)

TEKNOLOGI PESAWAT MODEL


Oleh : HN. Suwito dan Adam Permasa [*].

———— Sejarah pembuatan pesawat terbang tidak lepas dari nama Wright bersauadara, Wilbur & Orville, yang memimpikan bahwa mereka dapat terbang di angkasa. Angan-angan kakak beradik tersebut, terinspirasi dari sebuah mainan pesawat model tenaga karet yang dibawa ayahnya, Bishop Milton Wright. Dari konsep yang sederhana itu, akhirnya berkembanglah teknologi tenaga penggerak pesawat terbang yang ada di dunia saat ini.—
Adalah seorang ilmuwan kebangsaan Perancis bernama Alphonse Penaud, pada tahun 1871, secara mengejutkan anggota dari French Academy of Sciences dapat menerbangkan pesawat tenaga karet sejauh 131 kaki. Pesawat model yang diberi nama planophone ini tercatat sebagai penerbangan yang pertama dari suatu kestabilan alamiah pesawat model yang lebih berat daripada udara. Tentu hal ini se-buah penemuan paling penting yang menuntun pada penemuan-penemuan selanjut-nya tentang konsep penggerak pesawat terbang.
Setelah melihat demonstrasi pesawat tenaga karet yang ditunjukkan Penaud, seorang produsen mainan dari Perancis segera mengawali membuat mainan pesawat terbang tenaga karet. Salah satu mainan yang paling populer saat itu adalah heli-kopter tenaga torsi. Pesawat tenaga torsi juga menjadi mainan yang populer pada tahun 1800-an.
Dalam tahun 1878, Bishop Milton Wright membawa mainan pesawat tenaga karet ke rumah untuk anak lelakinya Wilbur (12 tahun) dan Orville (8 tahun) dan sejak saat itu-lah mereka mulai memimpikan terbang. Tahun demi tahun, mereka dengan gigihnya mengadakan percobaan – percobaan untuk mewujudkan mimpinya. Kedua kakak beradik tersebut dalam dunia penerbangan dikenal dengan nama Wright ber-saudara.
Melihat sejarahnya, sejak penemuan Alphonse Penaud di tahun 1871, dalam tempo 50 tahun berikutnya, pesawat tenaga karet yang kemudian dinamakan tenaga torsi dijadikan sebagai alat penelitian kunci bagi ahli aerodinamik. Pemakaian tenaga torsi oleh asosiasi industri pesawat terbang juga diijinkan untuk melaksanakan pengujian sejumlah konfigurasi pesawat mulai dari bidang terbang, kalayakan terbang tanpa harus membuat pesawat berukuran sesungguhnya.
Di tahun 1903, sebelum Wright bersaudara dapat menerbangkan pesawat pertamanya dengan mesin pengerak pesawat yang sesungguhnya, mereka membuat salinan pesawat model mainan tenaga karet untuk keponakannya.
Kemudian di tahun 1909, bangsa Amerika mencatat sebuah prestasi yang da-pat menerbangkan pesawat tenaga karet sejauh 200 kaki. Tahun 1916, ketika perang dunia pertama, Thomas Hall, sebagai anggota Illinois Model Aero Club dapat mener-bangkan sebuah model pesawat tenaga torsi sejauh 5337 kaki, lebih dari satu mil. Di- susul teman seklubnya, Robert V. Jaros, yang juga anggota dari Illinois Model Aero Club yang berhasil menerbangkan model sejauh 7920 kaki dalam tempo 10 menit dan 14 detik pada tahun 1942. Saat ini, pesawat model dalam kompetisi tingkat dunia, klas F1D dapat terbang lebih dari 40 menit.
PESAWAT TENAGA KARET

Apa itu pesawat tenaga karet ? Pesawat ini lazimnya sebuah pesawat terbang yang mempunyai sayap, ekor dan tenaga penggerak. Karena melihat tenaga peng-geraknya hanya sebuah karet (karet khusus), maka pesawatnya pun didesain sebatas model pesawat saja. Perhitungan teknisnya, tetap memakai kaidah aerodinamika.
Kegunaan pita karet dalam pesawat model ini berfungsi sebagai mesin peng-gerak. Penggerak pesawat tenaga karet dan pengetahuan motor torsi untuk model pesawat telah berkembang pada langkah yang menakjubkan seperti halnya mesin tenaga minyak maupun mesin jet pada pesawat sesungguhnya. Pengetahuan dasar tentang tenaga penggerak pesawat terbang kini mulai disosialisasikan dan dipraktek-kan di klub – klub aeromodeling. Misalnya di Bandung, sebuah perkumpulan aeromo-deling pernah menggelar lomba pesawat model tenaga karet yang diadakan di PTDI.
Performa sebuah pesawat model tenaga karet dapat dilihat dari lamanya terbang, kecepatan terbang, ketinggian terbang dan jangkauan terbangnya. Namun yang sering dilombakan adalah lamanya terbang atau endurance. Dari pemantauan perlombaan yang diadakan di PTDI, banyak ditemukan kasus – kasus pesawat model tenaga karet yang tidak stabil dan menghasilkan waktu terbang yang cepat yaitu kurang dari 30 detik. Misalnya, setelah pesawat dilepaskan dari tangan yang mener-bangkannya, pesawat langsung menghujam ke lantai disebabkan oleh ketidakstabilan pesawat. Artinya, karakteristik terbangnya mengakibatkan ketidak mampuan untuk mempertahan ketinggian terbang.
Ketidakstabilan pesawat terbang ini disebabkan banyak faktor yang dominan mempengaruhinya antara lain badan pesawat terbuat dari batangan kayu balsa yang ringan, tipis dan lentur, putaran karet yang berlebihan, posisi pusat gravitasi dan kombinasi dari pusat gaya aerodinamik pesawat.
PRINSIP KERJA
Sebuah pesawat dapat terbang karena memiliki gaya angkat yang dihasilkan oleh sayap pada kecepatan tertentu. Kecepatan ini tergantung dari berat pesawat yang telah ditetapkan sehungga menghasilkan daya dorong pesawat. Pada tingkat yang sangat sederhana, daya dorong tersebut bisa ditimbulkan oleh putaran karet yang terpasang.
Prinsip kerja tenaga karet yaitu pita karet dilipat menjadi empat dengan satu ujung belakang dikaitkan dengan pengait tetap dan ujung depan dikaitkan dengan sumbu propeler. Untuk menghasilkan tenaga, karet ini diputar sesuai desain model pesawatnta dan kemudian dilepaskan guna memutar propeler. Putaran propeler ini menghasilkan daya untuk mendorong pesawat bergerak ke depan.
Harus hati-hati karena kebanyakan putaran menyebabkan ketegangan karet yang dapat membuat badan pesawat menjadi lengkung. Lengkungan badan pesawat mengubah sudut bidang kendali horisontal dan vertikal. Putaran karet ini sebagai tenaga kinetik yang disimpan menjadi energi potensial atau elastic potential energy, dan merubah energi potensial ini menjadi energi kinetik yang memutar propeller.
Cara melepaskan, pegangan tangan pada fuselase pesawat harus diatur se-saat setelah pegangan propeller juga dilepas. Karena waktu yang tepat untuk melepas pesawat akan menghasilkan gerakan pesawat yang halus dan menanjak sampai ketinggian tertentu selanjutnya diikuti oleh gerakan terbang mendatar dan berputar atau holding dengan sisa putaran karet yang ada. Kekeliruan dalam tahap trimming atau penyetelan keseimbangan terbang, memungkinan pesawat akan mem-punyai berat di depan atau heavy forward, berat belakang atau heavy aft atau terbang dengan sudut serang makin lama makin besar dan mencapai kondisi stall. Ketika pesawat dalam kondisi stall, selanjutnya pesawat akan kehilangan gaya angkat dan menimbulkan gaya hambat yang sangat besar sehingga memperlambat kecepatan gerak dan pesawat akan jatuh ke bawah tak terkendali. Ada juga pesawat yang jika mengalami stall, pesawat secara alamiah mengendalikan dirinya sendiri untuk re-covery sehinga pesawat tetap dapat melanjutkan terbang holding.
Penyetelan kondisi keseimbangan longitudinal dan lateral direksional perlu dilakukan dengan cara mengubah sudut bidang kendali belakang baik bidang horiso-ntal maupun vertikal dan menambah beban keseimbangan seperlunya. Kondisi ke-seimbangan yang optimum akan ditunjukkan oleh pesawat yang dapat terbang meng-hindari stall, terbang menanjak secara perlahan.
Karakteristik tenaga karet yang dihasilkan oleh putaran dibagi menjadi dua. Bagian pertama tenaga awal yang digunakan untuk terbang menanjak dan bagian kedua disebut sebagai residu putaran digunakan untuk terbang holding.
KATAGORI
FAI (Federation Aeronatique Internationale) mengkategorikan pesawat model tenaga karet ini sebagai pesawat model terbang bebas atau free flight. Yan Fajar Azwar dari Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) mengartikan terbang bebas sebagai penerbang tidak memiliki kemampuan untuk mengendalikan pesawat atau model setelah terlepas dari penerbangnya. Pesawat model tersebut terbang sesuai dengan karakter alamiahnya dengan tenaga yang ada.
Selain itu FAI menyebutkan pesawat model dengan kendali kawat atau control line, remote control, scale model pesawat diproduksi mengikuti bentuk yang di-skalakan dan merupakan replika, electric model sebagai pesawat model bermesin dengan sumber tenaga listrik.
Unmanned Aerial Vehicle (UAV) merupakan jenis pesawat model yang di-kendalikan secara otomatis dengan autonomous equipment. Perkembangan model pesawat ini sangat cepat terutama di Amerika, Eropa dan negara lainnya. Konon pesawat UAV pernah digunakan untuk keperluan militer ketika Amerika serikat menyerbu Irak. Sisi lain kelebihan pesawat UAV ini adalah dirancang untuk mampu terbang lama hingga mencapai 40 jam selain dapat membawa payload cukup besar hingga 30 kilogram.
Perkumpulan bagi penggemar aeromodelling ini banyak diadakan oleh suatu lembaga tertentu. Misalnya, Perusahaan Boeing memiliki wadah yang menampung kegiatan penggemar aeromodelling bagi karyawannya dan umum yang dinamakan BEAMS (Boeing Employees’ Aerodynamic Modeling Society). Pada tanggal 18 Maret 2006, BEAMS menyelenggarakan kompetisi yang ke-12 bagi masyarakat umum dengan menggunakan hangar tertutup Boeing 747 selama sehari penuh.
Bagi masyarakat Bandung penggemar pesawat model, kegiatan ini dapat di-ikuti jika pembaca Harian Pikiran Rakyat mau bergabung dengan klub Dirgantara Aero Models Club (DAMC) yang dikoordinir Karyawan PTDI. ***

Teknologi Terbaru 2012 : Meja Masa Depan

Teknologi Terbaru 2012 : Meja Masa Depan

10
 
103
 
Teknologi Terbaru 2012 : Meja Masa Depan | Update Informasi Teknologi Terbaru, Gadget Terbaru, Berita Teknologi Terbaru - Sobat mungkin sudah sering melihat video maupun film yang menampilkan kecanggihan teknologi terbaru untuk masa depan. Tapi apa jadinya jika hal tersebut menjadi nyata dan bisa sobat miliki? Saat ini mungkin fungsi meja bagi sobat hanya sebagai peralatan rumah tangga untuk meletakkan peralatan tulis menulis atau sekedar pengisi interior ruangan. Pada awal tahun 2011, beredar kabar munculnya teknologi tv hologram. Tapi baru-baru ini, dipenghujung tahun 2011, Microsoft membuat sebuah terobosan dengan teknologi yang diberi nama Microsoft Surface, dimana sebuah kombinasi antara meja, komputer, kamera, serta touch sensivity berukuran sebesar yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi untuk berbagai aktivitas.

Pada meja besar yang menggunakan LCD touch screen 40 inci, Microsoft menempatkan sebuah smartphone pada layar, seketika Microsoft Surface akan mengenali perangkat tersebut dan menampilkan informasi mengenai perangkat serta memungkinkan untuk memilih model yang berbeda. Kabarnya, Microsoft telah mengkonfirmasi harga terbaru untuk meja masa depan yang akan mereka rilis pada tahun 2012 nanti di pasar Amerika sebesar $8.900.

Teknologi Terbaru 2012 : Meja Masa Depan Microsoft Surface dan EXOdesk

Seperti halnya Microsoft Surface, teknologi terbaru untuk masa depan lainnya, sebuah meja interaktif, EXOdesk, memungkinkan sobat untuk melakukan semua aktivitas pada virtual space. EXOdesk sebenarnya merupakan sebuah tabletop computer yang menawarkan layar high definition 40 inci, di mana kita bisa memanipulasi virtual object dengan menyentuh dan dragging. EXOdesk akan dirilis pada tahun 2012 mendatang dengan harga $1,299.

Pada video dibawah ini bisa sobat saksikan penampakan kecanggihan teknologi terbaru untuk masa depan dengan tampilan virtual keyboard, RSS feed stream, simulasi permainan piano, dan aplikasi untuk permukaan tabletop.

Robot Pemain Piano, Teatronica



Jakarta - Kemampuan pemain piano tampaknya akan tersaingi dengan kehadiran robot yang satu ini. Teotronica, demikian nama robot itu, mahir memainkan piano.

Penciptanya, Matteo Suzzi asal Italia bahkan mengklaim Teotronica bisa memainkan piano lebih cepat ketimbang manusia. Robot ini dilengkapi kamera di matanya, yang memungkinkannya meraba dan merasakan situasi di sekelilingnya. Tak cuma itu, Teotronica bahkan bisa berinteraksi dengan penonton.

Namun demikian, seperti dilaporkan Digital Trends dan dikutip detikINET, Selasa (18/10/2011), desain Teotronica masih tampak kaku dan mungkin menakutkan. Matanya bulat sebesar bola pingpong dan ekspresi wajah sepenuhnya masih sangat kaku dan bergantung pada posisi alisnya.

Tapi jangan ragukan kemampuannya bermain piano. Robot yang dikembangkan selama empat tahun dengan memakan biaya sekitar USD 4.700, bisa memainkan nada apapun yang diminta.

"Saya memiliki passion terhadap robot dan bidang robotik. Saya sangat bersemangat saat mengetahui bisa menciptakan robot independen yang bisa memainkan nada atau komposisi apapun," ujarnya.

Matteo mengklaim, jumlah jari Teotronica yang lebih banyak, membuatnya lebih istimewa saat memainkan lagu-lagu sulit seperti karya Beethoven yang biasa dibawakan pemain piano dengan sepuluh jari.

"Memiliki 19 jari membuat robot lebih baik dalam mengeksekusi kecepatan, sehingga dia memainkannya lebih cepat dari manusia," jelas Suzzi.

Suzzi berharap, robotnya ini bisa tampil di sejumlah perhelatan yang bisa menarik perhatian banyak penonton. Lebih jauh lagi, Suzzi bahkan berkeinginan agar Teotronica bisa merevolusi industri musik.